Sabtu, 05 September 2009

Keutamaan Istighfar

Sering kita melafazhkan kalimat istighfar (astaghfirullahal adzhim wa'atubu ilaik) dalam berbagai kesempatan baik setelah shalat atau sambil memasak, merapikan rumah atau ketika kita khusyu' bermunajat kepada-Nya....banyak diantara kaum muslimin yang belum mengetahui begitu banyak keutamaan kalimat yang mulia ini...sehingga banyak diantara mereka mengeluh atas segala problema yang mereka hadapi baik kesempitan dalam rezeki, sulitnya mendapatkan keturunan, kegersangan hidup dan juga tidak kunjungnya hujan turun...semuanya telah Allah berikan jalan keluarnya dalam Al-Qur'an termaktub dalam surat Nuh ayat 10-12 mari bersama kita lihat ayat dan tafsirnya berikut ini...

“Maka aku katakan kepada mereka,’Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun (10) Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat (11) Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai(12)

”Ayat-ayat diatas menerangkan cara mendapatkan hal-hal berikut dengan istighfar:Ampunan Allah terhadap dosa-dosanya.

Berdasarkan firman-Nya: ‘Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun’Diturunkannya hujan yang lebat oleh Allah. Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata:”Midraara” adalah hujan yang turun dengan deras.(Shahihul Bukhari, 8/666)

Allah akan membanyakkan harta dan anak-anak. Dalam menafsirkan ayat:’Wa yumdidkum biamwalin wa banin’ Atha’ berkata: Niscaya Allah akan membanyakkan harta dan anak-anak kalian .Allah akan menjadikan untuknya kebun-kebun

Allah akan menjadikan untuknya sungai-sungai.

Imam Al-Qurthubi berkata:”Dalam ayat ini, juga disebutkan dalam surat Hud {Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya : Hud ayat 3} adaalah dalil yang menunjukkan bahwa istighfar merupakan salah satu sarana meminta diturunkannya rezeki dan hujan” (Tafsir Al-Qurthubi 18/302]

Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya berkata:“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohon ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun’ maknanya: bertobatlah kamu dari kemusyrikan dan esakanlah Dia Yang Maha Tinggi. Karena barangsiapa yang bertaubat kepada Allah, maka Allah akan menerima taubatnya walaupun dosanya besar.Atau jika kalian bertaubat kepada Allah, meminta ampun kepadaNya dan kalian senantiasa mentaatiNya, niscaya Ia akan membanyakkan rizki kalian dan menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit, mengeluarkan untuk kalian berkah dari bumi, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kalian, melimpahkan air susu perahan untuk kalian, membanyakkan harta dan anak-anak untuk kalian, menjadikan kebun-kebun yang didalamnya bermacam-macam buah-buahan untuk kalian serta mengalirkan sungai-sungai diantara kebun-kebun itu untuk kalian”*

Demikianlah, dan Amirul mukminin Umar bin Khaththab radhiyallahu anhu juga berpegang dengan apa yang terkandung dalam ayat-ayat ini beliau memohon hujan dari Allah Subhanahu wa ta’aala.

Muthrif meriwayatakan dari Asy-sya’bi:”Bahwasanya Umar radhiyallahu anhu keluar untuk memohon hujan bersama orang banyak. Dan, beliau tidak lebih dari mengucapkan istighfar (memohon ampun kepada Allah) Lalu beliau pulang. Maka seorang bertanya kepadanya,”Aku tidak mendengar anda memohon hujan” maka ia menjawab,”Aku memohon diturunkannya hujan dengan majadih {majadih yaitu: salah satu jenis bintang yang menurut bangsa Arab merupakan bintang (yang jika muncul) menunjukkan hujan akan turun. Maka Umar menjadikan istighfar sama dengan bintang-bintang tersebut, suatu bentuk komunikasi melalui apa yang mereka ketahui. Dan sebelumnya mereka menganggap bahwa adanya bintang tersebut pertanda akan turun hujan, dan bukan berarti bahwa Umar berpendapat bahwa turunnya hujan karena bintang-bintang tersebut.Tafsir Al_khazin, 7/154}langit yang dengannya diharapkan bakal turun air hujan. Lalu beliau membaca ayat kesepuluh dan sebelas dari surat Nuh.

Imam Hasan Al-bashri juga menganjurkan istighfar (memohon ampun) kepada setiap orang yang mengadukan kepadanya tentang kegersangan, kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun.

Imam Al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, bahwasanya ia berkata:”Ada seorang laki-laki mengadu kepadanya Hasan Al-Bashri tentang kegersangan bumi maka beliau berkata kepadanya,”beristighfarlah kepada Allah!” yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan maka beliau berkata kepadanya,”beristighfarlah kepada Allah!” yang lain lagi berkata kepadanya,”Doakanlah (aku) kepada Allah, agar Ia memberiku anak!” maka beliau mengatakan kepadanya,”beristighfarlah kepada Allah!”Dan yang lain lagi mengadu tentang kekeringan kebunya maka beliau mengatakan pula kepadanya,”beristighfarlah kepada Allah!” Dan, kami menganjurkan demikian kepada orang yang mengalami hal yang sama.Dalam riwayat lain disebutkan:”Maka Ar-Rabi’ bin Shabih berkata kepadanya:Banyak orang yang mengadukan bermacam-macam perkara dan anda memerintahkan mereka semua untuk beristighfar.

Maka Hasan Al-Bashri menjawab:”Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri.tetapi sungguh Allah telah berfirman dalam surat-Nya (Nuh ayat 10-12)Sebagai tambahan bahwa memohon ampun kepada Allah (istighfar) dalam ayat diatas menurut para ulama tidaklah berarti bahwa mereka diperintahkan hanya dengan lisan saja akan tetapi dengan lisan dan perbuatan. Bahkan apabila seseorang memohon ampun kepada Allah hanya dengan lisan saja tanpa disertai dengan perbuatan maka itu adalah pekerjaan para pendusta. (Al-Mufradat fi ghariibil Qur’an hal:362)

Ya,Allah jadikanlah kami termasuk hamba-hambaMu yang pandai beristighfar. Dan karuniakanlah kepada kami buahnya didunia maupun akhirat . Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Amin.Wahai Yang Maha Hidup dan terus menerus mengurus makhluk-Nya.

Sumber:@ Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir,GIP,4/818-820 Kunci-Kunci Rezki menurut Al-Qur’an dan Sunnah,Darul Haq,1998

PERINGATAN PENTING SELAMA RAMADHAN

Oleh: Muhammad Hasan Yusuf

Sesungguhnya bulan Ramadhan adalah bulan agung yang wajib diperhatikan melebihi bulan-bulan lainnya. Oleh karena itu ada beberapa peringatan penting:

1. Banyak terjadi keteledoran dalam tiga waktu berharga yang mahal, yaitu: setelah shalat fajar, yang biasanya disia-siakan dengan tidur atau jalan-jalan pagi secara ikhtilath (campur laki-laki dan perempuan); sore hari sebelum maghrib, yang biasa disia-siakan dengan sibuk membuat dan menyiapkan makanan berbuka; dan waktu sahur, yang disia-siakan dengan antara tidur dan sibuk dengan makan sahur. Padahal ketiga waktu tersebut adalah waktu perjalanan menuju Allah dengan berbagai ketaatan.

2. Berhati-hatilah, jangan memperbanyak tidur di bulan Ramadhan. Sebagaimana dikatakan oleh Syaddad bin Aus t : "Kami tidak mengenal tidur dalam bulan Ramadhan, dan tidak banyak tidur." Maka tidur yang paling bermanfaat adalah saat sangat dibutuhkan. Tidur di awal malam lebih terpuji dan bermanfaat daripada di akhirnya. Tidur di tengah hari lebih bermanfaat daripada di pagi dan sorenya. Setiap kali tidur itu dekat dengan kedua penghujung hari maka sedikit manfaatnya, banyak madharatnya, terutama tidur ashar, dan tidur di pagi hari kecuali bagi mereka yang tidak tidur semalaman.Dan termasuk perkara yang dibenci menurut salaf adalah tidur antara shalat subuh dan terbitnya matahari. Dikarenakan itu adalah waktu ghanimah (pembagian harta berharga), memanfaatkan waktu tersebut adalah sebuah keistimewaan yang agung menurut orang-orang yang menitinya dengan ketaatan, hingga seandainya mereka melalui panjangnya malam dengan ketaatan, mereka tidak akan mengizinkan berhenti melalui waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena waktu tersebut adalah awal hari dan kunci pembukanya, waktu turunnya rizqi, waktu mendapatkan bagian, dan waktu turunnya berkah. Darinyalah siang hari beranjak, dan seluruh hukum terseret di atas bagian tersebut. Maka hendaknya tidur pada saat tersebut adalah tidurnya orang yang sangat terpaksa. (Tahdzibu Madarijis Salikin (201))

3. Banyak diantara kaum wanita berada pada puncak semangat hingga datang padanya waktu haidh, lalu menurunlah semangatnya secara drastis yang dengannya dia tidak mampu lagi meneruskan amal yang serius setelah terputus dari haidh. Maka wajib bagi saudari muslimah untuk berusaha melipatgandakan amal-amal kebaikan dan ketaatan yang dibolehkan di masa-masa haidh. Berharaplah pahala dengan meninggalkan puasa serta shalat pada masa haidh, yaitu bahwa dia tidak meninggalkan peribadatan tersebut kecuali karena beribadah kepada Allah I, karena Allah-lah yang telah memerintahkan dengannya. Yang demikian itu lain dari apa yang diharapkan pahalanya dengan dituliskannya pahala untuknya seperti saat dia mengapalkannya pada hari-hari sucinya.
Berdasarkan sabda Nabi r:إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحً
ا"

Jika seorang hamba sakit atau bepergian, maka Allah I menuliskan pahala untuknya seperti saat dia beramal dalam keadaan sehat dan mukim (tidak musafir)." (Shahih, Shahihul Jami' (799))Mungkin juga ia bisa mengganti shalat dan puasa dengan berbagai bentuk taqarrub yang berbeda-beda, seperti berdzikir kepada Allah, beristighfar, bershalawat atas Nabi r, berdo'a, shadaqah, membaca kitab-kitab yang bermanfaat, turut andil dalam memberi buka orang-orang yang berpuasa, dan amal-amal kebaikan lainnya. Sebagaimana masih memungkinkan baginya untuk membaca tafsir al-Qur`an atau meneruskan khataman al-Qur`an yang telah dimulainya dengan cara mendengar dari kaset murattal. (AR)* (* Majalah Qiblati Volume 2 Edisi 12

Jumat, 04 September 2009

JADWAL PEMBINA DAN PETUGAS 2009/2010

No. Tanggal Pembina Petugas Ket
1. 27 Juli 2009 Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd XII. Ak1
2. 3 Agustus 2009 Dra. Sumbarniati XII. Ak.2
3. 10 Agustus 2009 M. Darwis Nasution BASc XII. Ak.3
4. 31 Agustus 2009 Dra. Ratna Hayati XII. Ap.4
5. 7 September 2009 Ahmad Wijaya S.E XII. Ap.5
6. 5 Oktober 2009 Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd XII. Ap.6
7. 12 Oktober 2009 Vidia Andriani Dalimunte S.Ag XII. Ap.7
8. 19 Oktober 2009 Sukidi X.Ak1
9 26 Oktober 2009 Mila Elfida S.Pd X.Ak.2
10 2 November 2009 Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd X.Ak.3
11. 9 November 2009 Doriana Siregar S.Pd X.Ap.4
12 16 November 2009 Drs. Rusliman X.Ap.5
13 23 November 2009 Sri Maya Hadikesuma S.Pd X.Ap.6
14 30 November 2009 M. Rizki Januar S.Kom X.Ap.7
15 7 Desember 2009 Anita M. Nur S.Pd XI. Ak1
16 14 Desember 2009 Helvi Yulianti S.Kom XI. Ak.2
17 11 Januari 2010 Drs. H. Ahmad Nasution M.Pd XI. Ak.3
18 18 Januari 2010 Aja Siti Hafnisyah S.Si XI. Ap.4
19 25 Januari 2010 Drs. Satiman XI. Ap.5
20 1 Pebruari 2010 Drs. H. Ahmad Nasution M.Pd XI. Ap.6
21 8 Pebruari 2010 Mila Elfida S.Pd XI. Ap.7
22 22 Pebruari 2010 Junaidi XII.Ak.1
23 1 Maret 2010 Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd XII.Ak.2
24 8 Maret 2010 Dra. Sumbarniati XII. Ak3
25 15 Maret 2010 M. Darwis Nasution BASc XII.Ap.4
26 22 Maret 2010 Dra. Ratna Hayati XII.Ap.5
27 29 Maret 2010 Ummi Saidah S.E XII. Ap.6
28 5 April 2010 Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd XII. Ap.7
29 12 April 2010 Vidia Andriani Dalimunte S.Ag X. Ak1
30 19 April 2010 Sukidi X.Ak.2
31 26 April 2010 Ummi Saidah S.E X.Ak.3
32 3 Mei 2010 Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd X.Ap.4
33 10 Mei 2010 Doriana Siregar S.Pd X.Ap.5
34 17 Mei 2010 Drs. Rusliman X.Ap.6
35 24 Mei 2010 Sri Maya Hadikesuma S.Pd X.Ap.7
36 31 Mei 2010 M. Rizki Januar S.Kom XI. Ak1
37 7 Juni 2010 Anita M. Nur S.Pd XI. Ak.2


Helvetia, 21 Juli 2009
Kepala SMK PAB 2 Helvetia



Drs. H. Ahmad Nasution, M.Pd

Pesantren kilat di Bumi Perkemahan Sibolangit 2008

Hari pertama tepatnya tanggal 29 Juni 2008 hari Minggu di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit, begitu berbedanya cuaca, ketika 10 tahun yang lalu kumerasakan betapa dinginnya, namun saat ini tidak begitu dingin, bisa dibilang untuk tidur tadi malam tidak perlu pakai sweater, udara sudah tidak begitu dingin.
Kegiatan Pesantren kilat 2008 tadi malam sudah dibuka oleh Kepala Sekolah SMK PAB 2 Helvetia Bapak Drs. H. Ahmad Nasution BASc didampingi Kepala Tata Usaha H Suwandi dan Tutor dari Dosen UMSU yaitu Junaidi Spd, MSi. Juga dari PII yaitu Rajali serta dari muslim Creative Sdri Nurleli Larasati yang masih kuliah di USU mengambil jurusan Farmasi. Dari sekolah Sendiri ada Bapak Ahmad Wijaya S.E,sebagai PKS III, Bapak Drs. Satiman selaku Ketua Panitia dan guru Agama Islam terdiri dari Drs. Syamsuddin Amin dan bapak Paimin SPdI dan Ibu guru Mila Elfrida S.S.
Diawali Shalat shubuh berjamaah dilanjutkan Tadarus hingga pukul 6 pagi, lalu Olahraga. Ternyata sudah ada tuh keompok lain yang sudah berolah raga diluar KEMIN, dari kelompok Karate yah mungkin gashuku karena ada lebih dari 200 orang. Ada juga ibu-ibu Aisiyah cabang Belawan yang nginap di depan Kemin, ada juga anak pramuka yang sedang camping, jumpa teman ngajar juga sih.
Hari ini Hari kedua belum survey ke bumi perkemahan yang lain, masih asyik dikemin, paling ngajak anak-anak jalan ke PTPN 2, balik lagi tuh. Teman yang lain sudah ada yang keliling, belum mood, kayaknya besok baru bisa jalan lebih jauh.
Hari ini hari ke 3 sore jam 3 baru ada session yang kuisi yaitu tentang OSIS dan MPK, ada teman yang hari ini pulang ke medan dengan harapan jam 4 sore bisa sampai. Ternyata sampai jam 5 sore beliau baru sampe, untung aja kita ada bawa banyak games jadi anak-anak ndak bosan nunggu teman tersebut. Ternyata Dari jam 3 pak Satiman terjebak macet di Simbahe sebuah pemandian alam yang cukup terkenal di Medan, makanya cukup lama baru bisa nyampe di Bumper Sibolangit, Ongkos dari Medan ke Sibolangit Rp. 8000,- Memang di Sibolangitpun jam 3 sore hingga jam 9 malam masih macet yang jalan dikit tuh kendaraan macet lagi. Dah banyak orang yang punya mobil, hingga kemacetan yang sangat terjadi disini. Selain itu adanya Hill Park yang menggantikan Green Hill telah menjadi Magnet baru bagi penduduk di Medan Khususnya dan Sumatera Utara Umumnya, kenapa tidak? Hill Park yang baru 2 minggu ini diresmikan merupakan taman rekreasi keluarga banyak permainan disini ada gelegar seperti halilintar di Jakarta. Kemungkinan akan dibangun seluas 265 hektare, yang saat ini baru 1 hektare. Bangga juga nih jadi orang medan, kalau mau wisata air bisa di pantai cermin katanya sih dah ngimbangin Ancol di Jakarta, Kalau mau ke Gunung ke Hill Park. Saya dan beberapa orang guru sudah mencobanya, kesannya ndak mau lagi ah, KAPOK, habis takut sih kayak mau mati naik Gelegar tersebut walaupun gratis.

surat tugas bakti sosial 2009

SURAT TUGAS

No. K.02 / /PAB/8.300/2009


Bismillaahirrahmaanirraahiim
Dari : Kepala SMK Swasta PAB 2 Helvetia
Kepada Yth : Bapak/ Ibu …………………………………
Dasar : Kegiatan Bakti Masyarakat Tahun pelajaran 2009/ 2010.
Pelaksanaan : Hari: Sabtu / 8 Agustus 2009 ; Pukul 08.30 Wib
I s I : Memberikan tugas kepada Bapak/ Ibu sebagai Pendamping Bakti Masyarakat di lingkungan Mesjid/ Mushalla sekitar SMK Swasta PAB 2 Helvetia Tahun Pelajaran 2009/ 2010 Nama Mesjid dan Alamatnya terlampir
Demikianlah surat Tugas ini diperbuat untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Terima Kasih

Helvetia , 3 Agustus 2009
Kepala SMK PAB 2 Helvetia


Drs. H. Ahmad Nasution, MPd


DAFTAR LOKASI KEGIATAN BAKTI SOSIAL
SMK – PAB.2 HELVETIA DALAM RANGKA MENYAMBUT BULAN
SUCI RAMADHAN 1430 H
Kelas
Pendamping
Nama Masjid
Alamat
X.1
Jumiati S.Pd
Al-Jihad
Jl. Mangaan I Psr. I Mabar
X.2
Aja Siti Hafnisyah S.S
Khasii’in
Jl. Karya Ujung Ps. 3 Helvetia
X.3
Dra. Kartini Tanjung
Nurul Khoiriyah
Jl. Veteran Ps.X Manunggal
X.4
Ummi Saidah S.E
Al-Iman
Jl. Veteran Psr. VII Manunggal
X.5
Rosmidar R. B.A
Nurul Falaah
Jl. Karya Ujung Gg. Keluarga
X.6
Vidia Andriani D. S.Ag
Al-Jihad
Jl. Kom.Laut Yos Sudarso
X.7
Mila Elprida S.Pd
Al - Iman
Jl. Marelan Raya Ps. II Marelan
XI.1
Ismail S.E
Nurul Islam
Jl. Karya Karang Berombak
XI.2
Supriadi S.E
Baitul Mukminin
Jl. Krakatau Gg. Mandor
XI.3
Hariatik S.Pd
Al-Ikhlas
Psr. I Marelan
XI.4
Paimin S.Pd I
Nurul Huda
Jl.Veteran Ps. V Helvetia
XI.5
Masni S.Pd
Al-Jihad
Jl.Veteran Ps.VII Manunggal
XI.6
Drs. Rusliman
Al-Hasanah
Jl. Istiqamah Sp. V
XI.7
Helvi Yulianti S.Kom
Al-Hidayah
Jl. Veteran Ps. X Manunggal
XII.1
M. Darwis Nasution
Amalyatul Huda
Jl. Nusa Indah Ps. VIII Manungga
XII.2
Drs. H. Nurul Misbah
Nurul Iman
Jl. Bambu Ps. IV Helvetia
XII.3
Anita M. Nur S.Pd
Al-Ikhlas
Jl. Veteran Ps. VIII Manunggal
XII.4
Dra. Sumbarniati
Nurul Iman
Jl. Veteran Ps. VII Gg. Amal
XII.5
Dra. Ratna Hayati
Mesjid SLB
Jl. Guru Sinumba Ps III Helvetia
XII.6
Dorianna Siregar S.Pd
Subbulussalam
Jl. Mabar Ps. II
XII.7
Drs. Najib K. Simbolon
Al- Fajar
Psr. II Barat, Marelan Gg. Rawi
Kepala SMK – PAB. 2 Helvetia

Drs. H. Ahmad Nasution,M.Pd

Susunan Pengurus, MPK, Pembina OSIS SMK PAB 2 Helvetia tahun 2009/2010

KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH
NOMOR: K.2/ 47 /PAB/7.000/2009

Tentang

SUSUNAN PERWAKILAN KELAS, PENGURUS OSIS, DAN PEMBINA OSIS TAHUN DIKLAT 2009/2010

KEPALA SEKOLAH

Menimbang : a. Bahwa satu-satunya organisasi siswa disekolah adalah OSIS.
b. Bahwa penanggung jawab pembinaan OSIS disekolah adalah Kepala
Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dibantu oleh guru Pembina OSIS.
c. Bahwa agar OSIS dapat melaksanakan tugas dan fungsinya, maka
perlu mensahkan, melantik perwakilan kelas, pengurus OSIS, dan
Pembina OSIS untuk masa jabatan tahun pelajaran 2009/2010

Memperhatikan hasil rapat Perwakilan Kelas tanggal 27 Juli 2009

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
Pertama : Susunan Perwakilan Kelas sebagai berikut*):

Ketua : Hadi Waluyo XII Ak.1
Wakil Ketua : Frisa Br. Tarigan XII Ap.4
Anggota : Aida Miranti X.Ak.1
Widia Pratiwi X Ak.1
Rendi Arrahman X.Ak2
Isma Susanti X.Ak2
Irwandi X.Ak.3
Desi Elfirani X.Ak.3
Dewi Novita X.AP.4
Dewi Purwanti X.Ap.4
Putri Anggraini X. Ap5
Fani Rizki X.Ap.5
Anita Dewi X.Ap.6
Hevi Indah Utari X.Ap.6
Soraya Motagina X.Ap.7
Riza Asmara X.Ap.7
Eko Susilo XI.Ak.1
Sri Surya Ningsih XI.Ak.1
Putri Arita XI.Ak.2
Ema Epiana XI.Ak.2
Trista Widianingrum XI.Ap.3
Mahdaniar XI.Ap.4
Nova Kusuma XI.Ap.4
Selvi Avianti XI.Ap.5
Epi Jayanti XI.Ap.5
Nurrahmadani XI.Ap.6
Nurfiza Afrianti XI.Ap.6
Diah Suci Pradipta XI.Ap.7
Budi Suriawan XII.Ak.1
Nina Lusiana XII.Ak.1
Robin Syahputra XII.Ak.2
Khairunnisa XII.Ak.2
Abdul Mughni Nasution XII.Ap.3
Intan XII Ap.3
Frisa Tarigan XII.Ap.4
Nurfazrina XII.Ap.4
Rina Agustina XII.Ap.5
Kiki Kurnia XII.Ap.5
Wulan Sari XII.Ap.6
Suarni XII.Ap.6
Siti Aisyah XII.Ap.7
Sri Mulia Ningsih XII.Ap.7

Kedua : Susunan Pengurusan OSIS sebagai berikut:
1. Ketua : Nova Tri Santausa XI.Ak.3
2. Wakil Ketua : Irma Wati XI.Ak.4
3. Sekretaris : Nova Kusuma XI.Ap.4
4. Bendahara : Sinta Prastesia XI.Ak.1
5. Seksi Ketaqwaan : Hamdani XI.Ak.3 Anggota : Irwandi X.Ak.3
6. Seksi Kehidupan Berbangsa & Bernegara
Ketua : Dini Sri Wardani XII.Ak.1
Anggota : Frisa Tarigan XII.Ak.4
7 Seksi Pendidika Pendahuluan Bela Negara
Ketua : Putri Anggraini XI.Ak.2
Anggota : Dahniar XI.Ap.4
8. Seksi Kepribadian Dan Budi Pekerti Luhur
Ketua : Ima Efiana XI.Ak.2
Anggota : Putri Umayroh XI.Ap.1
9. Seksi Bina Organisasi Pend.Politik Dan Kepemimpinan
Ketua : Surya Ningsih XI.Ak.1
Anggota : Nursiam XI.Ap.1
10. Seksi Bina Keterampilan Dan Kewirausahaaan
Ketua : Diah Suci Pradipta XI.Ap.7
Anggota : Sri Wahyuni XI.Ap.4
11. Seksi Bidang Kesegaran Jasmani Dan Daya Kreasi
Ketua : Siti Aisyah XIII.Ap.7
Anggota : Marissa XI.Ap.5
12. Seksi Bidang Persepsi, Apresiasi, Dan Kreasi Seni
Ketua : Eka Wahyuni XII.Ap.7
Anggota : Rendy Arrahman X.Ak.2

Ketiga : Susunan Pembina Osis
1. Drs.H.Ahmad Nasution, M.Pd Ketua/Kepala Sekolah
2. Dra.Sumbarniati Wk. Ketua/ Wk.Ka.Sekolah (PKS I)
3. Ahmad Wijaya S.E Wk.Ketua/ Wk.Ka.Sekolah (PKS III
4. Drs. Satiman Anggota
5. Helvi Yulianti S.Kom Anggota
6. Dra. Ratna Hayati Anggota
7. Drs.Najib Kamal Simbolon Anggota

Keempat : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan
Ditetapkan di : Labuhan Deli
Pada Tanggal : 28 Juli 2009
----------------------------------------------
KEPALA SMK PAB 2 Helvetia
Selaku
Ketua/ Pembina OSIS


Drs.H.Ahmad Nasution M.Pd

bahan outbond

Bathok Triguna
Tujuan dari permainan ini adalah melatih keseimbangan tubuh dan kesegaran otak. Alat yang diperlukan dalam permainan ini adalah bathok kelapa. Sedangkan Prosedur permainan bathok triguna adalah :
1. Tiap peserta dibekali dengan tiga buah bathok kelapa dengan bentuk ½ lingkaran bola.
2. Diinstruksikan saat berjalan di arena, peserta wajib menginjakan kaki di atas bathok yang disediakan.
3. Saat berjalan, kaki peserta tidak boleh menyentuh tanah secara langsung, dan tangan saat mengambil bathok tidak boleh bertumpu pada tanah secara langsung pula.
Pemaknaan :
Mampukah peserta menjaga keseimbangannya ?
Siapakah yang paling cepat mencapai garis finish?
Apa yang mereka rasakan saat melakukan gerakan ?
Apa yang menjadi kunci keberhasilannya ?
Dan apa pula yang menjadi penyebab kegagalan
Blind Walk
Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta adalah tiap-tiap peserta dalam kelompok diminta berjalan dengan mata tertutup (kecuali ketua kelompok) mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan ketua kelompok yang berjalan paling belakang, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Kelompok yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana kelompok mengatur strategi dan melatih kedisiplinan serta kerjasama kelompok.
Pipa Bocor
Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah.
Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember, gelas aqua, bola pimpong.Prosedur dalam permainan ini adalah :
1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.
2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan gelas aqua yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan.
Evakuasi BambuTujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif.Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpongProsedur dalam permainan ini adalah :
1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik ?

Birma Crosser
Tujuan permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. Alat bantu dalam permainan ini meliputi bambu, karmentel, kong, snappling, webbing dan helm. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah :
1. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m
2. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut
3. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaik-baiknya.
4. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.
Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
1. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ?
Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ?
Apa kunci keberhasilan mereka ?
Apa yang menjadi penyebab kegagalan
Boom Bali
Tujuan dari permainan ini adalah melatih strategi dalam menyelesaikan masalah. Permainan dapat dilaksanakan dengan alat bantu antara lain bambu, ember plastik, dan bola pimpong. Adapun prosedur permainan Boom Bali adalah :
1. Masing-masing kelompok diminta mengambil bola pimpong dalam ember dengan waktu yang telah ditentukan.
2. Saat melaksanakan tugas, anggota kelompok tidak boleh menginjak tali pembatas yang telah dipasang.
Peserta yang mengambil bola, tangannya tidak boleh menyentuh bibir ember, apalagi menjatuhkannya.
4. Masing-masing kelompok, mempunyai kesempatan mengambil bola sebatas waktu yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah apa yang menjadi kunci keberhasilan/kegagalan ?
Macam-macam outbond
ITEM
GAME
ACTIVITIES
OBJECTIVE / INSIGHT
INTRODUCTION & ICE BREAKING
Gone with the Winds
Peserta diminta untuk melakukan gerakan tertentu sesuai dengan perintah
· Stretching
· Warming Up
· Pembentukan team work
· Menghilangkan keterbatasan diri dengan simulasi permainan yang menyenangkan
Everybody Ups
Peserta diminta untuk duduk kemudian berdiri secara bersama-sama. Hal dilakukan dari mulai kelompok kecil sampai kelompok besar.
The Giants

Willow in the Winds

Stick Transfer

Yell Compy

Man to Man

Confusing Tower
Peserta diminta untuk membuat menara dengan bahan kartu remi lalu dengan sedotan plastik.
· Change and reactions to change
Energy Mingel
Peserta diminta memperkenalkan diri dengan ekspresif satu sama lain tetapi tidak dengan nama melainkan dengan nomor 1-10 yang menunjukan komitmen mereka. Angka 1 menunjukan mereka merasa terpaksa berada di pelatihan ini dan angka 10 menunjukan mereka merasa senang berada dalam pelatihan ini. Angka 2,3,4 dst sampai 9 menunjukan seberapa besar kecenderungan mereka di skala tersebut.
· Commitment
· Being "here and now".
PROBLEM SOLVING
Balance Beams
Setiap peserta dalam kelompok untuk berusaha melewati rintangan, sehingga semua peserta dapat lolos dari rintangan tsb.
· Menumbuhkan jiwa rela berkorban untuk keberhasilan bersama.
Eggs Drop
Setiap kelompok diminta untuk memindahkan telur mentah dari ketinggian 3 m dan tidak boleh ada yang pecah. Alat yang digunakan 4 bungkus sedotan & satu butir telur mentah.
· Menyamakan persepsi
· Menyatukan visi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan
· Team Work
· Strategy Planning
ENERGIZER
Pipe Line
Setiap kelompok berusaha memasukan bola-bola yang telah disediakan dengan media pipa tanpa menyentuh bola tsb dan dimasukan ke pipa yang telah ditentukan.
· Focus & kosentrasi penuh dalam mengerjakan dan menjalankan pekerjaan yang telah ditentukan
Pipa Bocor
Setiap kelompok akan berusaha mencoba untuk mengeluarkan bola-bola yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.
· Membangun suatu kebersamaan
· Menciptakan komunikasi aktif antar sesama peserta dalam kelompoknya Menyatukan visi dan misi dalam mencapai tujuan bersama
Infinite Circle(Group Challenges)
Setiap peserta berpasangan dalam kelompoknya dan masing-masing pergelangan tangannya diikat dengan tali dengan posisi silang. Kedua pasangan tersebut berusaha untuk melepaskan silangan tali tsb tanpa melepas tali-tali tsb.
· Kerterbukaan
· Kejujuran
· Menghilangkan keterbatasan diri
· Paradigm Shifting
· Introduction To Creativity
Magic Ropes
Semua peserta di dalam satu kelompok akan berusaha mengurai keruwetan tambang yang telah dipegangnya, dengan tanpa sengaja dibuatnya dengan tidak boleh melepas ujung tambang-tambang tsb.
· Bersedia menerima saran & ide (pendapat) orang lain
· Melatih kesabaran, ketenangan dalam memecahkan permasalahan
Transfer Glasses
Setiap kelompok akan berusaha memindahkan gelas yang berisi air ke tempat yang telah ditentukan dengan menggunakan peralatan kain yang telah disediakan.
· Menyatukan dan menyamakan visi/misi team
· Komunikasi efektif
· Disiplin
· Konsentrasi / focus
Traffic Jams
Setiap kelompok akan berusaha menjalankan pesertanya yang berdiri masing-masing 5 orang dilajur kanan dan 5 orang lajur kiri. Peserta hanya boleh berjalan maksimum 2 kotak dan tidak boleh sejajar dengan peserta dilajur sebelahnya. Dan berjalannya bergantian.
· Leadership
· Komitmen & tanggungjawab
· Disiplin
· Kejujuran Menyatukan dan menyamakan visi/misi team
Spider Webs
Setiap peserta dalam kelompok akan berusaha melewati rintangan berupa jarring lab-laba, dan jarring tsb hanya boleh dilalui satu orang saja dan tidak boleh menyentuh jaring
· Team Work
· Menumbuhkan jiwa rela berkorban untuk keberhasilan bersama
· Keterbukaan
· Kejujuran
Tunnel Game
Setiap kelompok akan berusaha melewati rintangan jalan yang terputus di dalam terowongan dengan menggunakan 2 papan yang tidak sama panjangnya dan 1 balok kayu dan didalam terowongan tsb terdapat alirang listrik yang terputus.
· Team Work
· Menumbuhkan jiwa rela berkorban untuk keberhasilan bersama
· Strategi
· Disiplin
· Tanggung jawab
Toxic Waste(Group Challenges)
Setiap kelompok akan berusaha memindahkan ember yang berisi limabh beracun ke tempat aman (disimpan di golon) dengan menggunakan tambang dengan tidak boleh menyentuh ember tsb dan tidak boleh melewati batas area yang aman.
· Menyatukan dan menyamakan visi/misi team
· Komunikasi
· Problem Solving
· Time Management
Human Leader(High Rope)
Setiap kelompok akan berusaha melewati target / rintangan yan telah ditentukan dengan menggunakan bambu dan setiap peserta akan berjalan diatas bambu tsb yang dipegang oleh peserta dalam kelompoknya
· Membangun kebersamaan team
· Komunikasi efektif
· Rela berkorban
· Komitmen
· Self Confidence,
· Risk Taking,
· Personal Motivation,
· Managing Fear,
· Adversity Quotient
Moving Carpets
Semua kelompok akan berusaha untuk berdiri diatas lembaran karpet dan akan berusaha untuk berpindah ketempat yang telah ditentukan
· Team work
· Menyatukan dan menyamakan visi/misi team
· Komunikasi efektif
· Komitmen
Danger Zone
Setiap kelompok akan berusaha melewati rintangan berupa medan / daerah yang penuh dengan ranjau/bomb dan bagaimana agar kelompok tsb bisa melewati rintangan tsb dengan selamat dan berpindah menuju area yang bebas.
· Kepercayaan diri
· Aplikasi praktis dalam pengambilan keputusan
· Berani mengambil resiko dan tanggung jawab
· Problem Solving
· Komitmen
· Team Work
Danger Zone
Setiap kelompok akan berusaha melewati rintangan berupa medan / daerah yang penuh dengan ranjau/bomb dan bagaimana agar kelompok tsb bisa melewati rintangan tsb dengan selamat dan berpindah menuju area yang bebas.
· Kepercayaan diri
· Aplikasi praktis dalam pengambilan keputusan
· Berani mengambil resiko dan tanggung jawab
· Problem Solving
· Komitmen
· Team Work
CHALLENGES
Trust Fall
Setiap peserta dalam kelompok akan berusaha menjatuhkan diri dari ketinggian ± 1.2 m dan membelakangi kelompoknya . Peserta kelompoknya akan membentuk pengaman bagi rekannya yang akan menjatuhkan diri tsb dengan menangkap agar tidak terjatuh ke tanah.
· Percaya diri
· Kepercayaan kepada team dan teman
Flying Fox
Setiap peserta di dalam kelompok akan berusaha melewati rintangan dengan ketinggian ± 15 m, setalah diatas peserta tsb akan meluncur kebawah dengan menggunakan peralatan dan pengaman badan dengan "Procedure Safety Standard International" boleh dilewati satu orang.
· Keberanian mengambil resiko
· Percaya diri
· Pengambilan keputusan
· Komitmen
· Tanggung jawab
Sirkuit Hi-Ropes
Setiap peserta dalam kelompok akan berusaha melewati rintangan sirkuit tali yang dibuat dari ketinggian 2 m - 6 m diatas tanah dan terakhir peserta tsb turun dengan Flying Jump, sesuai dengan "Procedure Safety Standard International".
· Percaya diri
· Konsentrasi
· Keseimbangan dalam Pengambilan keputusan
· Komitmen
Group Juggling
Peserta bertugas untuk mendistribusikan bola secepat mungkin dari satu orang ke orang lain di dalam kelompok dengan aturan; tidak memberikan pada orang yang tepat di sebelahnya, setiap orang hanya memberi dan menerima satu kali, bola tidak boleh jatuh. Apabila aturan dilanggar maka bola kembali pada orang pertama dan waktu tetap dihitung.
· Creativity,
· Relation between mind set and performance,
· Relation between creativity and pressure,
· Relation between creativity and process of teamwork.
MINDSET CHALLENGE
Giant Ladder
Peserta menaiki tangga raksasa yang anak tangganya berjarak sekitar 1m dan puncaknya berjarak 8 m dari tanah
· Self Confidence,
· Risk Taking,
· Personal Motivation,
· Managing Fear,
· Adversity Quotient
PERSONAL CHALLENGES
Caterpillars
Peserta, satu per satu, menaiki sebuah jalinan tali dan bambu setinggi 8 m vertikal dan berdiri diatas platform yang berada di ujung jalinan tersebut.
· Self Confidence,
· Risk Taking,
· Personal Motivation,
· Managing Fear,
· Adversity Quotient
GROUP CHALLLENGES
No Name
Peserta dalam kelompok bertugas untuk melakukan sebuah tugas tertentu. Mereka terbagi dalam tiga kelompok kecil lagi. Kelompok kecil pertama berperan sebagai Si bisu, yang kedua sebagai Si normal dan ketiga sebagai Si buta. Si bisu memiliki informasi tentang tugas apa yang harus dijalankan dan menyampaikannya kepada Si normal tanpa bicara. Lalu Si normal menyampaikannya pada Si buta dengan berbicara. Si buta melakukan tugas yang di instruksikan oleh Si normal. Jarak antara ketiga kelompok kecil tersebut kira-kira 3 meter.
· Communication,
· Seeing the big picture of information,
· Making effective communication
Terpanjang
Peserta membuat benda sepanjang mungkin dengan benda-benda yang dimiliki oleh team
· Team Work
· Kerelaan berkorban
· Kreatif Thinking
HIGH ROPE
Free Fall
Peserta harus melompat dan memukul bola yang berada di atas dengan menggunakan alat pengaman.
· Self Confidence,
· Risk Taking,
· Personal Motivation,
· Managing Fear,
· Adversity Quotient
TRADISIONAL GAMES
Bakiak zig-zag

· Team Work
· Kecepatan dan Kekuatan
Balap karung Zig Zag

· Strategi
· Kekuatan & Kecepatan
Tarik Tambang

· Team Work
· Kekuatan
Pecah Balon Air

· Kreatif
Belut Dengan Sumpit

· Kreatif
Paku dalam botol

· Kreatif
Kelereng dengan Sumpit

· Kreatif
Berebut Kursi

· Kecepatan
Sepak Bola Edan

· Kreatif
dll.


Catatan:
Jenis permainan (Games) yang akan digunakan ditentukan oleh Team Outbound/Outing - Johnson Indonesia atas dasar informasi dari Klien tentang tujuan yang akan dicapai dan disesuaikan dengan waktu yang ada.
Team Outbound/Outing - Johnson Indonesia memiliki jenis permainan yang cukup variatif
Team Outbound/Outing - Johnson Indonesia berharap kepada client menginformasikan jenis permainan yang pernah digunakan bila group yang sama sudah pernah mengikuti kegiatan Outdoor Activity agar tidak ada pengulangan permainan.